Paradise pict

Paradise pict

Thursday, March 7, 2013

Part 27

sorry banget! gue baru ngepost yang LMP part 27 ;) 

Like my promise (part 27)

Stella pov

matahari semakin naik, jam menunjukan tepat pukul 1 siang, aku sudah siap dengan dress biru memberian cody minggu lalu. Huuf, mungkin sudah tidak terhitung berapa banyak dress, tshirt yang cody belikan untukku. Aku menggunakan dress ini karna cody yang meminta. Kupoles wajahku dengan sedikit bedak, rambut coklat ke emasanku terurai rapi "sudah siap tuan putri ?" cody datang dan memeluk leherku, menciumnya hingga tertinggal warna merah muda diatasnya "sudah" jawabku seadannya "sudah kubilang kau selalu terlihat lebih cantik jika menggunakan dress ini. Aku benar2 tidak sabar untuk menikahimu" ujarnya dengan wajah penuh nafsu. Aku tersenyum tipis lalu mencubit perutnya pelan "aww" erangnya pelan, bibirnya maju kesal karna ulah jailku. "muah" aku mencium pipinya cepat lalu berlari menuju pintu "hey ! Aku sedang marah. Aku tidak akan marah lagi sampai kau mencium bibirku oke. Sepakat ?" cody berteriak dibelakangku "sepakat" jawabku singkat

#Skipp Bandara Still stella pov

"jam berapa pesawat dari aussie landing ?" tanyaku pada cody yang sejak tadi memasang wajah musam "hey simpson, aku sedang bertanya. Apa kupingmu tuli ?" aku menarik2 lengan bajunya pelan "no" jawabnya singkat "lalu ?" cody hanya berbalik dan terus memasang wajah musamnya "oke, didepan sana ada pria tampan. Aku akan bertanya padanya. Bye" ujarku lalu mendahului langkahnya "hey !" cody menarik lenganku lalu memeluk tubuhku erat "jangan pernah berani menyapa pria lain di depan calon suamimu. Mengerti ?" cody menatap mataku tajam seolah2 dia takut jika aku menyapa pria2 lain "kita kan belum menikah" ujarku terkekeh "tapi sebentar lagi kita menikah kan. Berjanjilah !"
"berjanji ? Berjanji apa ?" tanyaku heran "berjanjilah kau tidak akan menyapa pria lain selain aku calon suamimu" aku menghela nafas panjang lalu melihat ke arah sekitar, banyak mata tertuju padaku dan cody. Pipiku merah merasa diperhatikan oleh banyak orang "ini gila, kau memelukku didepan banyak orang. Ayo lepas, aku akan mengatakan janji itu nanti"
"no, aku tidak mau. Aku tidak akan melepasmu sampai kau mengatakan janji itu" aku memutar kedua bola mataku kesal. Ini yang aku tidak suka jika keras kepalanya sudah keluar "oke oke. Aku janji tidak akan menyapa pria lain selain kau calon suamiku"
"promise ?"
"I'm promise"
"so, kiss me now"
"what ? Kiss ? Haha are you joking ?" aku membulatkan mataku, cody hanya mengeluarkan wajah nafsunya, matanya terfokus pada bibirku, aku mencoba melepaskan pelukannya, tapi cody semakin menarik tubuhku untuk masuk kedalam pelukannya "co..cody its not funny. I can't breath" ujarku sesak. Cody hanya diam dan semakin memajukan wajahnya, aku dapat mendengar jelas orang2 berkata "oh god they are so fu*king me jealous" aku menutup mataku rapat2 karna malu. "cody !" seseorang berteriak sebelum cody benar2 meraih bibirku. Aku bernafas lega. Siapa pun itu trimakasih, batinku. "mom ?" cody tersenyum kecil lalu menghampiri wanita yang dipanggil mom olehnya 'plak' sebuah tamparan keras mendarat di pipi mulus cody. Aku terkejut melihat wajah ibu cody yang merah padam ''mom ? Whats going on?"
"angie, ini tempat umum. Kita bicarakan ini nanti" dad brad datang lalu menarik mom angie untuk menjauhi cody "dad" cody memanggil nama ayahnya "kami kecewa" hanya itu kata2 yang terucap dari mulut dad brad. Alli dan tom hanya menatap cody sayup tanpa meninggalkan sapaan atau senyum "sayang kau tidak apa?" aku mengelus pipinya pelan. Ada bekas warna merah disana "aku baik2 saja" ujar cody mengelus rambutku pelan "aku takut keluargamu tidak menyetujui hubungan kita" aku memeluk tubuhnya erat, merasa seperti akan ada sesuatu yang terjadi. Aku harap ini bukan pelukan terakhirku. Aku tidak memiliki siapa pun. Hanya cody yang aku punyaa. Mataku menangkap objek lain yang ada disamping alli. Seorang wanita berambut panjang menggunakan dress hitam itu berbalik menatap mataku singkat. "kylie ?" batinku. Tubuhnya terlihat lebih berisi namun wajahnya tidak pernah berubah sejak 2 stengah tahun lalu

No comments:

Post a Comment