Like my promise (part 26)
Skipp ~ 1 tahun kemudian
Author pov
Malam itu langit terlihat cerah, setahun berlalu sudah saat stella merayakan ulang tahunnya bersama cody. Dan sekarang, tepat pada tanggal 23 july 2017, stella terlihat anggun dengan dress berwarna merah semata kaki yang ia kenakan, dress yang memperlihatkan setiap lekuk tubuhnya indah. Rambut coklat emasnya dibiarkan terurai, sentuhan lipstik merah dibibirnya menambah kesan sexy yang melekat..
Stella pov
Jam di layar hp ku tepat menunjukan pukul 7 malam, aku sudah siap dengan dress merah yang dibelikan oleh cody "ting tong" bel itu berdering nyaring, aku tersenyum tipis lalu beranjak untuk membukakan pintu "toooeeet" bunyi terompet itu menyeruak saat aku tengah membukakan pintu. Cody terlihat tampan dengan tuxedo yang ia kenakan, rambutnya dibentuk rancung keatas, tampan, bahkan sangat tampan. Batinku "selamat ulang tahun yang ke 20 sayang. Dan selamat hari jadian untuk kita yang setahun" ujarnya lalu memeluk tubuhku erat "kau sangat menggoda dengan dress ini" sebuah kecupan hangat mendarat di leherku, meninggalkan kesan geli yang membuat gairah itu bangkit "trimakasih, kau juga tampan sayang"
"sudah siap ?"
"tentu saja, tapi aku lupa mengambil tasku. Tunggu sebentar" ujarku lalu kembali masuk ke dalam apartmen, aku membuka lemari besarku untuk mengambil tas yang senada dengan dressku, saat aku hendak mengambilnya. Kotak musik yang berada disamping tas itu ikut tergeser dan hampir jatuh "ups, untung saja" aku menangkap kotak musik itu sebelum ia sempat menyentuh lantai dan pecah, aku menghela nafas panjang lalu mengabil tissue untuk mengelapnya, berdebu. Aku rasa aku sudah 2 tahun tidak melihat benda ini, benda yang hampir 12 tahun terkunci, 2 patung pria dan wanita yang berdansa masih tetap berpelukan di dalam sana, aku rindu melody nya, melody yang membuat 2 pasang patung itu berdansa. Sosok teman masa kecil ku kembali menyeruak memenuhi isi otakku, aku lupa misi utamaku adalah mencarinya. Tapi itu seakan2 hilang saat aku berhasil menemukan cody "stella, kau sedang apa ?" suara itu datang membuyarkan lamunanku, aku tersontak kaget, lalu cepat2 memasukan kotak musik itu kedalam tas "ah tidak sayang. Aku hanya kelupaan sesuatu" ujarku kikuk, cody hanya tersenyum lalu memegang tanganku "kita pergi sekarang ya" ajaknya lembut
#Skipp Author pov
Makanan mewah, tempat romantis, alunan musik yang menawan menambah kesan indah malam ini, sepasang sejoli di pojok ruang sana tengah menikmati santap malam yang romantis, sebuah lilin menyala ditengah meja seakan akan kontras dengan tempat yang memang sedikit gelap "kau suka hun ?"tanya pria bernama cody itu, stella hanya tersenyum dan mengangguk. Dia tidak pernah habis pikir, mengapa pria yang dihadapannya sekarang ini selalu romantis padanya. Tidak pada hari2 tertentu, tapi bisa dibilang hampir setiap hari "mau tambah makan malam lagi ?"
"tidak cody, aku kenyang" ujar stella mengusap perutnya, menunjukan bahwa memang perutnya sudah penuh terisi makanan. "kita akan ke satu tempat indah lagi" ujar cody lalu mengecup punggung lengan stella hangat
#Skipp Cody simpson pov
Aku hendak membawa stella menuju satu tempat indah lainnya, aku sengaja menutup matanya. Tak butuh waktu lama dari pusat kota, aku sudah sampai di tempat yang bisa kubilang cukup romantis "angkat kakimu pelan" ujarku menuntun langkah stella "kita akan kemana ?" tanya stella bingung "oke, sekarang duduk" ujarku menyimpang dari per tannyaannya "apa yang kau rasakan ?"
"naik, aku merasa ada yang membawa kita naik. Cody, aku takut" ujarnya dengan raut wajah yang nyaris seperti melihat hantu "haha no hun, ini sangat indah" ujarku memeluk tubuhnya "ayolah, kau menutup mataku. Bagaimana aku bisa liat?" gerutunya kesal "oke2. Kita sudah diatas. Sini, biar aku bukakan penutup matanya"
Stella pov
Cody membuka penutup mataku, aku sedikit mengucak mataku, agak buram ternyata jika tertutup lama "bagaimana menurutmu ?"tanya cody tersenyum menunjukan deretan giginya yang putih "kita dimana ?"tanyaku bingung "didalam gondola, kita sudah dipuncaknya"
"maksudmu biang lala ? Ayolah, ini tinggi sekali" ujarku mendongkak kepala saat melihat gedung2 tingggi itu seakan akan hanya berukuran 7 cm "kau lihat ? Itu pantai california. Dan dibalik gedung tinggi itu patung liberty" ujarnya mengacungkan jari telunjuk
No comments:
Post a Comment