Paradise pict

Paradise pict

Friday, February 8, 2013

Part 11

WLMP (part 11)

#Skipp #Stella P.0.V

"Stella !" panggil seseorang menghentikan langkahku. Aku mencari asal suara itu, seorang pria bertubuh tinggi melambaikan tangannya ke arahku, dia terlihat cool dengan kemeja dan celana jeans. "cody ? Ada apa ?"tanyaku pada pria yang bernama cody tersebut. "nothing, are you okay ?" tanyanya sembari memegang pundakku, aku menautkan halisku heran, perasaan anehmenghampiri diriku. Rasanya aneh seorang cody menanyakan kabar padaku. Apa dia sakit ? Ujarku terkekeh
"ba..ik, kenapa memang?" tanyaku dengan nada heran. "syukurlah. Aku hanya takut kau kenapa2. Bisa aku minta no hp mu?" tanya cody, tangan putihnya merogoh saku celana dalam, mengambil I-phone miliknya. "berapa ?" ujarnya. "a..apa ?" tanyaku heran "no hp mu?" tanyanya lagi "no..nomor hp ku ? Un..untuk apa ?''tanyaku kikuk "kubilang, aku hanya takut terjadi sesuatu padamu. Jadi aku harus mengambil no hp mu. Cepat" ujar cody menekan kata 'cepat'
"ini pemaksaan ! Aku ti..tidak mau" ujarku langsung pergi, namun sebuah cengkraman menghentikan langkahku. "ini penting stella. Kumohon" ujarnya memelas. "tapi untuk apa co ? Aku punya steve, tidak ada yg perlu dikhawatirkan. Lagipula. Aku.. Aku sudah bisa jaga diri" ujarku risih. "aku seperti ini karna steve !" ujar cody sedikit berteriak. Aku menatap matanya penuh keheran, karna steve ? Memang steve kenapa ? Dia pria baik, tidak ada yang perlu ditakuti dari steve ! Batinku. "kau sakit. Lepaskan !" ujarku kasar. "aku tidak sakit, aku hanya peduli padamu stella. Berikan aku hp mu" ujarnya "no" ucapku singkat "stella, kubilang berikan aku hpmu"
"tidak cody ! Kubilang steve orang baik. Berhentilah memaksa" ujarku kesal, cody memutar kedua bola matanya lalu menarik tasku cepat "hey ! Kau ini tidak sopan sekali" ujarku kesal. Cody mengobrak abrik tasku "cody, kembalikan. Kau mau aku tuntut dengan pasal perbuatan tidak menyenangkan ?" ujarku semakin kesal. Namun cody hanya sibuk dengan tasku, kutarik tasku dari tangannya, namun cody kembali menariknya dan membawa tas ku pergi
"cody !" teriakku "aku akan membalikan tas ini nanti. Tenanglah, tidak ada yang kucuri" ujarnya sembari berlari, dengan penuh kesal, Aku pun menyusulnya. Sial sekali hari ini, andai ada steve pasti pria itu tidak berani menggangguku

***

"Dreeeet" hp ku bergetar diatas meja, kulihat ke arah layar. 17 pesan dan 25 panggilan tidak terjawab dari contact yang bernama "Cody", aku mendengus kesal lalu mengabaikannya. Yang aku ingin pesan atau telfon dari steve, bukan dari cody ! Sudah 2 hari ini steve tidak sekolah dan tidak mengabariku. Oh my boy, where are you ? Lirihku. "dreeet" hp ku kembali bergetar, lagi2 panggilan dari contact yang bernama 'cody', kali ini aku menekan tombol hijau dan mengangkat telfonya. "halo"ujarku malas. ''kau dimana hah ?" ujarnya dengan nada kesal "apartment" jawabku singkat. "sudah kubilang kan, kau harus mengabariku setiap 10 menit sekali. Kenapa pesanku tidak dibalas?" ujarnya sekali nafas. Huft,cepat sekali dia berbicara, batinku "memang apa urusanmu sih co ? Sudah ku bilang berapa kali. Aku bisa jaga diri, kau mengerti ?" ujarku dengan nada kesal. Jujur, aku semakin tidak mengerti dengan tingkahnya, semakin hari cody semakin posesif padaku. Aku heran, padahal saat pertama dulu dia tidak seperti ini. "aku mau pergi menemui steve. Jangan telfon aku. Kau dengar ? JANGAN TELFON AKU !" ujarku menekan kata2 terakhir "stella ! Kau tidak boleh menemui steve tanpa aku !"
"AKU TIDAK PEDULI. STEVE KEKASIHKU,DAN AKU BERHAK MENEMUINYA. LAGIPULA SIAPA KAU ? KAU LEBIH BAIK URUS KYLIE PACARMU. BUKAN AKU !" ujarku langsung mematikan telfon, ku matikan hp ku dan mencabut batrei nya. Aku bisa gila jika seperti ini, aku harus menemui steve agar dia tau apa yg telah terjadi padaku. Oh ya, aku lupa. Aku dan steve sudah resmi menjadi sepasang kekasih minggu lalu. Steve menyatakan perasaan sepulang sekolah di sebuah taman haha konyol memang, tapi ini lah yg terjadi. Aku kekasih steve sekarang :) namun, setiap aku dekat dengan steve. Cody selalu melarang, aku pun heran dengan sikap mereka berdua belakangan ini. Mereka jadi terlihat jarang bicara, padahal dulu saat pertama berkenal kami Aku, steve dan cody sangat akrab, namun semenjak, kalian ingat saat aku dan steve makan malam ? Hmm Disanalah keduanya mulai berubah


next

No comments:

Post a Comment